Perundungan (Bullying)
Akhir-akhir ini teman baikku sering mengalami perundungan sehingga dia sering merasa rendah diri. Untuk orang-orang seperti dia dan seperti aku, hal-hal kecil bisa berarti besar dan dipikirkan berhari-hari. Terkadang bisa melukai hati dan menangis ujungnya..
Rendah diri sebenarnya bisa melukai seseorang karena seseorang tersebut tidak memiliki perlindungan diri yang kuat, tidak mampu membela diri sendiri dari omongan dan pelecehan orang yang mem-bully. Aku dan temanku mungkin memiliki trauma masa kecil yang serupa. Dulu masa kecilnya sering mengalami rundung dari orang-orang disekelilingnya, begitu juga dengan masa kecilku.
"Kamu jelek!", "kamu kurus!", "kamu miskin!". Kata-kata yang sering mengecilkan diri menjadi berakar didalam diri hingga usia dewasa sekarang. Aku mulai belajar untuk menghargai diri sendiri sejak aku menemukan suami. Dia orang yang selalu menghargai dan mengajari untuk selalu tahu menjunjung nilai-nilai yang kumiliki.
Untuk temanku, dia masih berjuang untuk menemukan pertahanan diri, masih belum menemukan cara untuk membela dirinya. Tapi aku harap, dia bisa menemukan obat untuk luka-luka lama yang belum sembuh.
Banyak luka masa lalu yang terkadang belum sembuh, hanya terkubur dan bisa kembali saat ada pemicunya. Pemicu kembalinya luka-luka lama bisa berupa kata-kata, sikap atau isyarat, sehingga seseorang mengingat kembali kejadian tertentu penyebab luka-luka itu.
Komentar
Posting Komentar