Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Anak dan kehilangan diri

Gambar
 Kemarin, tepat 6 bulan yang lalu Björn lahir. Sehat. Tersayang. Beautiful baby being.   Sekarang dia sudah berceloteh banyak dan sudah memiliki karakter. Dia sering memperhatikan raut wajahku dan pappanya, lalu kadang-kadang ikut tertawa ketika kami tertawa. Momen seperti ini sangat sangat berharga.  Menjadi ibu selama  6 bulan ini banyak tantangan, banyak hal yang menyadarkanku sebagai manusia. Diawal kelahiran Björn aku sangat rindu inong, ingin pulang ke Indonesia dan bisa peluk inong. Tapi hanya bisa menangis lewat WhatsApp dan bilang terima kasih melalui layar. Kemudian, tantangannya menjadi ibu itu bukan hanya disaat kehamilan dan melahirkan saja, tapi juga menyusui lalu bersedia kehilangan diri sendiri, tidur, dan kebebasan. Tentu menjadi orang tua adalah pilihan yang mantab dan merupakan tanggung jawab, tapi ketika harus kehilangan diri adalah the hardest battle between motherhood and your sanity. Every single day you look beaten, faint, dull and insane. You...