Perubahan

Belakangan ini aku sering sakit. Mungkin imun tubuh lagi lemah dan pergantian cuaca mempengaruhi mood dan pikiran juga. Kalau musim bisa menggambarkan perasaan dan keadaan, mungkin musim dingin yang abu-abu, dingin menusuk tulang-tulang, dan sunyi yang membungkam kata-kata. 

Ada hari-hari terlalui dengan tawa, ada hari berlalu dengan tangis, dan ada hari berlalu penuh pembelajaran. Banyak pahit tapi sangat banyak manis dipenutup hari. Selalu ada seseorang yang mendukung dan menyemangati di hari-hari yang kelabu. Aku tahu dia sangat mencintaiku dengan sepenuh hati. 

Sudah setahun berlalu, banyak hal yang harus aku pelajari selama hidup disini. Dari belajar bahasa, kebiasaan, dan budaya didunia sehari-hari dan dunia profesional. Sebenarnya kadang-kadang aku merasa tidak sanggup menjalani hari-hari saat aku depresi. Terbesit dipikiran hal-hal tentang hidup, tentang menjadi seorang perempuan dan tentang menjadi manusia. Pertanyaan tentang arti hidup dan apa yang dapat kulakukan untuk membuat hidup memiliki makna bagi diriku sendiri, bagi orang-orang yang ku sayangi, dan bagi orang-orang yang tidak kukenal sekali pun.  

Ini sudah hampir diakhir bulan November, tapi matahari sedang menyinari wajahku dari jendela kamar seakan menyatakan bahwa alam sedang bersamaku dan mengirim partikel-partikel cinta melalui sinar dan hangatnya. Warna matahari yang menguning dibalik pepohonan dan awan berpindah cepat karena angin kencang diluar. Aku tidak ingin pergi keluar saat angin kencang, saat ini aku hanya ingin menikmati hangatnya mentari diwajahku. Perubahan mungkin adalah hal yang baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memaafkan tanpa melupakan

A world full of wonders

Permulaan