Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2023

Rain drops

Rain drops on the windows  Running down slowly in motion  Leaving traces like my tears  They wash away the dust from my eyes.   O - Fance, 2019. 

Suara Pepohonan

Hari ini temperatur lebih hangat, +8 derajat. Setidaknya tangan tidak membeku saat aku dan Rikard berjalan diluar sore tadi. Angin diluar lumayan kencang, tapi tidak terlalu dingin.  Saat kami berjalan melalui hutan pinus, suara angin bergemuruh dari kejauhan seakan-akan berlari mengejar sesuatu diudara. Aku berhenti sejenak untuk mendengarkan, Rikard juga ikut mengehentikan langkahnya.  "Pohon-pohon ini seperti sedang berbicara satu sama lain, seperti ada pesan besar yang ingin disampaikan dari kejauhan.", kataku sambil melihat ke udara. Pohon-pohon pinus disini sangat tinggi-tinggi dan lurus.  "Ya! Mungkin.", jawab Rikard.  Udara yang segar dan sejuk seakan-akan mengalir mengikuti aliran darah ke seluruh tubuhku. Tumbuh-tumbuhan disekitar hutan kehilangan daun-daun tapi sekilas terbesit kesadaran akan kehidupan.  "Hanya alam yang mengajarkanku akan keberlangsungan hidup ini. Segalanya ada proses, berganti, dan berubah, namun hidup dan mati hanya bagian dari p...

Harapan baik

Hari ini ulang tahun mama. Dari kejauhan anak-anaknya bisa melihat perayaan kecil melalui telepon video dirumah tante. Setidaknya semua orang tersenyum hari ini dan itu cukup. Kebahagian sederhana seperti itu membuat hangat dihati, bak meneguk rasa puas. Doa dan hadiah kecil sebagai pelengkap ketidakhadiran kami. Sudah sebulan lebih aku tidak punya kegiatan. Aku berhenti les menari karena pelatihnya kurang mengayomi semua peserta. Atau mungkin aku sendiri yang merasa asing. Entahlah, aku hanya merasa tidak nyaman berada di kelas. Walaupun Rikard sudah bersedia ikut menari juga, tapi dia juga merasa kurang berkembang disana. Kelas bahasa Swedia juga berlalu dengan cepat, aku lulus dalam waktu 6 minggu. Sekarang aku menunggu ke tingkat selanjutnya, Svenska 1 namanya, supaya bisa lanjut ambil pendidikan Dental Hygienist. Walaupun harus ambil mata pelajaran Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris, aku rasa aku siap untuk berjuang lagi. Mencari pekerjaan itu gak terlalu mudah, jadi aku fokus un...

Menjadi Dewasa

Bertumbuh. Terlahir. Bernapas. Bertumbuh. Menjadi dewasa.  Menjadi dewasa adalah fase pertumbuhan yang terkadang menakutkan. Segalanya ingin ku pelajari, juga ingin ku uraikan dengan segala pengetahuan yang ku tahu. Tapi sebanyak apa pun yang ku tahu, semakin sedikit kata yang mampu ku utarakan untuk menjelaskan yang ku pikirkan. Seakan aku sadar bahwa aku tidak tahu apa-apa. Dari pertanyaan sederhana hingga kompleks sekejap menjadi ruang gelap tanpa materi. Semakin jauh ilmu pengetahuan yang ku pelajari semakin besar ruang hitam itu menyedot semua yang kutahu menjadi ruang kosong.  Menjadi dewasa itu melelahkan. Mendapatkan pendidikan tinggi. Mencari pekerjaan. Membangun keluarga. Bersosialisasi. Ada pula manusia-manusia yang menciptakan gagasan-gagasan umum tentang apa yang layak dan tidak layak, tentang apa yang lumrah dan ideal, dan tentang hal lainnya yang aku tidak mampu ungkapkan. Gagasan-gagasan itu kemudian mengiringi kehidupan sehari-hari sehingga orang-orang berusah...