Desember

 Winter is here! 


Morning dew on frozen grass
Hari ini ulang tahun inong (ibu dalam bahasa Batak). Tapi aku sedang marah dengannya. Rasa bergejolak seakan-akan aku harus merasa bersalah karena jengkel dan marah. Terkadang orang tua yang toxic ini membuatku menyalahkan diriku sendiri, padahal bertahan dan memaafkan perlakuan mereka membuat kesehatan emosionalku memburuk. Apapun yang kulakukan tak pernah cukup hebat, tidak ada apa-apanya,  mereka selalu mengecilkan semua yang aku lakukan. Walaupun secara finansial aku tidak mengirim banyak, tapi aku selalu berusaha membantu dan bahkan menyekolahkan adikku, membantu kakakku, dan biaya-biaya mendadak lainnya. 

Kali ini benar-benar hancur hatiku. Lelah! Mau ku adukan kemana? 
Dari sejak kecil sudah hidup berjuang sendiri, tidak pernah mengadu ke mereka, bahkan pernah saat hidupku hampir berakhir didunia ini tak ku adukan ke mereka. Amarahku sudah seperti gunung, ingin mengeluarkan lavanya karna tidak kuat lagi bertahan di kalbu. 

Rikard bertanya kemarin malam kenapa aku terlihat murung. Lalu kuceritakan keluh dan kesahku, dan airmataku meluap-luap menceritakan perasaanku saat itu. Dia hanya mengelus-elus punggungku dan mendengarkanku. Lalu dia memeluk erat dan memberikanku ketenangan dengan perlahan-lahan membiarkanku menyelesaikan luapan lava emosi yang menggunung ini. Pijar panas amarahku pun berangsur hilang. Kesabarannya dengan semua perjuanganku dan amarahku menguatkanku. Satu-satunya kebahagiaan hidupku saat ini, bersama Rikard. Doaku untuk kami berdua, agar sampai akhir hidup saling mencintai dan mendukung satu-sama lain. 

Bersama semesta segala harapan baik pasti kembali baik.



 
Desember segera berakhir dan artinya berakhir pula 2024. Semoga segala kesulitan dan resah hati berakhir pula dan tinggal saja ditahun ini. Tahun depan akan menjadi tahun baik, dimana segala kemungkianan dan mimpi akan berkabar baik, akan terealisasi. 

Setidaknya banyak yang ku gapai di tahun ini, bisa selesai kursus bahasa Swedia dan sekarang bisa bicara dengan lancar, aku punya pengalaman kerja walaupun hanya sebentar di musim panas, kemudian aku membaca banyak buku tahun ini, lebih dari yang kubayangkan.

Untuk kesehatan juga ada peningkatan, aku dan Rikard mengikuti kelas Yoga, aku juga kadang-kadang latihan dirumah dari menonton Youtube. Aku juga lebih mengenal diriku dengan baik sekarang, mampu mengelola emosi, memperkaya diri, dan terus menjadi manusia baik. Banyak hobi-hobiku yang sudah meredup kembali lagi ku keluti seperti menjahit, merajut, melukis, dan kerajinan tangan lainnya. Rikard sangat senang melihatku aktif dan berkarya lagi. 

Matahari seperti terburu-buru ke Barat akhir-akhir ini, padahal aku gampang sekali lelah dan malas saat musim dingin. Tapi, apapun yang semesta berikan adalah yang terbaik untuk alam dan isinya. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memaafkan tanpa melupakan

A world full of wonders

Permulaan