Berpengaruh kah pilihan kecil kita dalam hidup?

Akhirnya aku bisa bernapas lega karena presentasi ujian nasional bahasa Swedia sudah selesai. Presentasiku berjalan lancar dan yang paling penting itu presentasiku bisa menggugah cara pandang audiens. Itulah tujuan sebenarnya!

Tema ujian kali ini adalah tentang pilihan kecil dan besar dalam gaya hidup dan bagaimana hubungan kita terhadap setiap pilihan dan kesulitan-kesulitan. Aku sendiri menggunakan kopi sebagai contoh dengan judul Gör våra små val skillnad? atau dengan terjemahan "Apakah pilihan-pilihan kecil kita membawa perbedaan". 

Setiap peserta ujian hanya diberikan waktu 5 menit untuk berbicara. Walaupun sedikit grogi tapi aku bisa menyampaikan pesan dari topikku. Setelah presentasi berakhir, audiens saling berbicara dan menyampaikan kalau mereka mengkonsumsi kopi yang bersertifikasi berkelanjutan. 

Saat presentasi aku menyampaikan kalau produksi kopi sebenarnya telah meningkat 60 % dalam kurun waktu 30 tahun, dalam artian bahwa banyak negara-negara dengan konsumsi kopi paling tinggi (Belanda, Norwegia dan termasuk Swedia) sebenarnya dalam tingkat konsumsi berlebih. Hal itu memberikan tekanan bagi petani kopi untuk memproduksi lebih banyak kopi. Artinya, mereka harus memperluas lahan, memerlukan lebih banyak pekerja dan itu menjadikan hutan-hutan hujan menjadi korban. Alasannya karena kebanyakan kopi tumbuh dinegara-negara tropis dan sub-tropis, lebih tepatnya di negara-negara yang berada di garis ekuator. Ditambah lagi kebanyakan produksi tersebut berada di negara-negara dengan perilaku sosial yang buruk seperti gaji dibawah UMR, pekerja anak, dll. 

Dengan mendukung produk-produk yang berlabel berkelanjutan dan ramah lingkungan artinya kita berkontribusi dalam menjaga alam dan melindungi orang-orang yang bekerja dibalik produk-produk tersebut. 

Banyak hal-hal yang kita pilih setiap hari berpengaruh dalam kehidupan orang lain. Hal ini tidak hanya berlaku pada kopi tapi juga dalam pakaian, coklat, rokok, dan lain sebagainya. Karena pada intinya, kekuatan berada ditangan para konsumen dalam memilih produk murah tapi tidak ramah lingkungan atau mahal namun membantu orang yang bekerja dibalik produk tersebut. Banyak perempuan (aku sebutkan perempuan dalam hal berbelanja pakaian karena memang saat ini menjadi trend haul pakaian dari berbagai toko online murah) yang tidak memikirkan hal tersebut. Berlomba-lomba untuk memiliki sebuah trend menjadi kebiasaan yang tidak bertanggung jawab pada pilihan yang diambil. Tidak adanya kesadaran dimana sampah-sampah pakaian tersebut dibuang membuatku kadang-kadang marah dengan orang-orang. Tapi, hanya dengan pengetahuan orang-orang bisa mengubah sikap dan pilihannya. That's why I share this today! 

Dengan harapan lebih banyak orang tahu tentang pilihan-pilihan yang mereka lakukan, mereka juga bisa berkontribusi dalam menciptakan hidup yang lebih baik. 

- O

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memaafkan tanpa melupakan

A world full of wonders

Permulaan